Jumat, 16 Desember 2016

Kisah Dibalik Sepatu Hancur Yang Tetap Dipakai Sekolah Milik Pelajar Ponorogo


Berita Ponorogo - Kisah bocah asal Ponorogo, Jawa Timur ini akan membuat malu pelajar yang suka mogok sekolah karena tak difasilitasi barang-barang canggih. Bocah ini tetap semangat pergi ke sekolah meskipun harus mengenakan sepatu rusak yang sudah sobek-sobek.

Cerita bocah tersebut ramai diperbincangkan netizen di grup Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP)

Ribuan netizen telah membagikan kiriman tersebut.

Ini bermula ketika netizen bernama Arif Nurcahya mengentarkan siswa sebuah sekolah dasar (SD) untuk berenang.

Saat para siswa sudah naik di pick up, ia melihat pemandangan menyedihkan.

Salah satu siswa terlihat menginjak sepasang sepatu yang sudah berlubang. Bocah itu juga merupakan pemilik sepatu kusam tersebut.

"Numpang jalur lur, aku mau ngeterne cah renang la kok seng tak terne tibakno ono seng nggawe sepatu koyo ngene (tadi saya mengantarkan anak renang kok yang saya antarkan ternyata ada yang pakai sepatu seperti ini)," tulis Arif sambil mengunggah foto sepatu bocah tersebut.

Kiriman itu kemudian disahut oleh ribuan netizen. Kebanyakan di antara mereka merasa terharu melihat sepatu bocah itu.

Dari komentar netizen, diketahui bahwa bocah itu beralamat di Dukuh Pereng RT 2 RW 2, Desa Jarak, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa Timur.


Mereka tak hanya berkomentar, tetapi ada yang langsung membelikan sepatu pada bocah laki-laki yang diketahui bernama Jaim itu.

Kamis (15/12/2016) malam, netizen banyak yang berdatangan ke rumahnya.

Menurut pemilik akun Facebook Siti Entik Sukenti yang juga sempat berkomentar di kiriman ini, bocah itu berasal dari keluarga kurang mampu.

Ayahnya, yang akrab disebut pak Mul, bekerja sebagai petani dan harus menghidupi lima anak.

Dua di antara mereka tidak bersekolah, sementara tiga yang lain masih aktif. Saat ini, Jaim masih duduk di kelas VI SD. (tribun)

0 komentar

Posting Komentar

close