Jumat, 16 Desember 2016

Pak Anakmu "Kleleran" Karena Tanah Bengkah, Tindak Lanjutnya Mana?


Berita Bencana Ponorogo - Retakan tanah di SDN 2 Tugurejo Slahung Ponorogo semakin parah. Bahkan siswa beberapa waktu lalu harus melaksanakan ujian akhir semester (UAS) di ruang karawitan dan mushola.

Tidak berhenti disitu, karena parah, pasca UAS siswa juga keleleran di teras sekolah.

Yang membuat miris 20 siswa kelas IV menggambar kelasnya yang tidak bisa ditempati.

"Menggambar kelas yang retak. Kan tidak bisa ditempati. Kami pun terpaksa menggambar di teras," kata Ilham, salah satu siswa dengan polos.

Sementara Kepala SDN 2 Tugurejo, Mujiono, membenarkan bahwa tanah retak di sekolah yang dipimpinnya semakin parah. Apalagi di ruang kelas IV.

Dia juga terpaksa memindah anak didiknya ke ruang karawitan, mushola dan bergantian dengan siswa kelas I.

Yang terdampak ada tiga kelas. Kelas IV, III dan VI.

"Kelas IV dan III pindah ke karawitan dan Mushola. Siswa kelas VI ke ruang kelas I bergantian," katanya.

Mujiono menerangkan sebenarnya pihak Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo sudah meninjau lokasi.

Namun belum ada tindak lanjut.

Pun dia minta ijin untuk mengeluarkan barang-barang yang ada terlebih dahulu. "Kita antisipasi saja. Mending barangnya dikeluarkan terlebih dahulu, daripada rugi banyak," pungkasnya. (mit/kun/beritajatim)

0 komentar

Posting Komentar

close