Sabtu, 07 Januari 2017

Mahasiswa Asal Ponorogo Ikut Terjaring Razia Terjaring Operasi Penyakit Masyarakat Di Sukoharjo


Mahasiswa Asal Ponorogo Ikut Terjaring Razia Terjaring Operasi Penyakit Masyarakat Di Sukoharjo - Tujuh pasangan luar nikah terjadi operasi Aparat Satuan Samapta Polres Sukoharjo di sebuah hotel di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (5/1)

Mereka dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk dilakukan pendataan serta pembinaan.

Miris dua dari tujuh pasangan tersebut berstatus mahasiswa.

Dua pasangan mahasiswa itu yakni KDP, 22, dengan NKT, 21, asal Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jatim.

Serta WBA, 21, dengan Mm, 21, warga Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Kasat Sabhara Polres Sukoharjo, AKP Thourakhman didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Sukoharjo, AKP Joko Sugiyanto, Jumat (6/1) menjelaskan operasi tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya aksi sweeping oleh kelompok masyarakat.

“Tujuh pasangan itu itu terjaring operasi pekat (penyakit masyarakat) karena ketahuan berduaan di dalam kamar hotel di Kartasura. Operasi  ini dilakukan di awal tahun untuk memberikan efek jera bagi pasangan lainnya,” katanya mewakili  Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano.

AKP Thourahkman menyatakan tujuh pasangan luar nikah tersebut dibawa ke Polres Sukoharjo untuk dibina.

Mereka diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan mereka.

“Jika sewaktu-waktu mereka tertangkap lagi akan disidangkan sesuai aturan. Operasi dilakukan untuk mewujudkan Sukoharjo bebas pekat.”

Kasubbag Humas menambahkan menurut pengakuan pelaku yang ditangkap ada bermacam alasan mereka berduaan di kamar hotel.

“Mereka ada yang mengaku berpacaran dan ada yang mengakui berselingkuh. Operasi pekat terus dilakukan ke kamar-kamar indekos untuk menghindari penyalahgunaan kamar indekos menjadi kamar prostitusi,” katanya.

Selain dua pasangan mahasiswa itu terjaring juga

RM, 18, warga Kecamatan Kartasura, Sukoharjo dengan DK, 18, warga Gatak, Sukoharjo.

SN, 25, warga Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, dengan CN, 31, warga Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.

Sa, 53, warga Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Pacitan, dengan warga satu desanya, TSW, 46;

Ba, 38, warga Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Bogor, dan Sa, 39, warga Kecamatan Ngemplak, Boyolali;

Dan yang terakhir HS, 63, warga Widodaren, Ngawi, dan Ya, 32, warga Kecamatan Girimarto, Wonogiri.

***

Video Kuntilanak Tertangkap Kamera Saat Tawuran Warga

0 komentar

Posting Komentar

close