Sabtu, 14 Januari 2017

Oknum Jogoboyo Duri Slahung Dituntut Mundur Warganya Sendiri Karena Terlibat Perselingkuhan


Berita Ponorogo - Ratusan warga Desa Duri, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yang emosi melakukan unjuk rasa atas kasus perselingkuhan yang dilakukan oknum Jogoboyo, pada Jum'at (13/1/2017) sedari pukul 14.40 hingga 16.30 WIB di Kompleks Kantor Desa Duri. Meskipun begitu warga tidak melakukan hal-hal yang anarkis.

Dugaan kasus asusila perselingkuhan tersebut dilakukan oleh salah satu oknum Jogoboyo Desa Duri, MNB (37 th) beralamat di Dukuh Telogo, Desa Duri yang berselingkuh dengan EM (42 th) warga Desa Duri.
Baca Juga :
Warga melakukan 'Sidang Rakyat' yang kemudian dilakukan mediasi oleh sekitar 300 orang warga Desa Duri terkait kasus tersebut dan yang bertindah sebagai Koordinator Lapangan (Koorlap) aksi tersebut adalah Gatot Setyabudi yang juga menjabat Ketua BPD Desa Duri.

Para pemuda Desa Duri yang tergabung dalam pengunjuk rasa membentangkan poster yang bertuliskan "Turunkan Jogoboyo Mesum"
"Jangan lindungi Perusak Moral Masyarakat"
" Nafsumu Menghancurkan Masyarakat"

Sebelum memasuki Kantor Desa mereka juga melakukan orasi dan menyampaikan tuntutan.

Demonstran tersebut ingin oknum Jogoboyo tersebut dicopot.

"Jangan lindungi perangkat yang melanggar, apabila tuntutan kami tidak dipenuhi maka para pemuda yang tergabung dari berbagai kelompok Karang Taruna dari tiap-tiap Dukuh di Desa Duri akan menggelar aksi yang lebih besar lagi," ujar Gatot.

Menurutnya Gatot sudah tiba saatnya para pemuda tak tinggal diam atas kebobrokan moral yang terjadi di desanya tersebut.

"Apabila pemuda sudah tidak di dengarkan lagi maka kami para pemuda akan bertindak" tegasnya

Kegiatan mediasi tersebut dihadiri oleh :

  • Jajaran Muspika Kecamatan Slahung
  • Kades Duri Suroto beserta Perangkatnya
  • Wakil Ketua BPD Desa Duri Ismun Iskandar beserta anggotanya
  • Ketua LPMD Desa Duri Sunaryono beserta Anggotanya
  • para Ketua RT dan Ketua RW se-Desa Duri
  • Ketua Karang Taruna se-Desa Duri
  • Jajaran Koramil 0802/10 Slahung sebanyak 8 Orang dipimpin Serma Suradi
  • Jajaran Polsek Slahung 5 Orang dipimpin Wakapolsek Slahung Aiptu Bambang.


Seperti yang disampaikan oleh Wakil BPD Desa Duri Ismun Iskandar, permasalahan ini yang sebelumnya pernah sempat dibicarakan sekitar 2 bulan yang lalu.

"Akan tetapi masalah ini belum ada penyelesaiannya sehingga permasalahan tersebut dibahas dalam audensi/mediasi," ujar Ismun Iskandar.

Tuntutan dari perwakilan Ketua Karang taruna Desa Duri adalah menginginkan oknum Jogoboyo harus mundur.

Sedangkan Perwakilan Ketua RT RT 04 RW 02 juga menyampaikan tuntutan yang tak jauh berbeda.

Dilain pihak, Perwakilan LPMD Desa Duri berharap agar oknum Jogoboyo harus mundur serta di proses secara hukum yang berlaku.

Perwakilan Perangkat desa juga menyampaikan tuntutan yang sama dengan warganya.

Sampai pada pukul 16.30 WIB mediasi belum menemukan hasil dikarenakan Camat Slahung tidak bisa hadir.

Sesuai hasil kesepakatan bersama  mediasi akan dilaksankaan di kemudian hari denga alasan karena Kepala Desa dan unsur perangkat desa tidak bisa memutuskan terkait tuntutan dari semua wakil elemen warga desa.

Usai aksi para pengunjuk rasa tertib membubarkan diri. [metroterkini]

0 komentar

Posting Komentar

close