Rabu, 11 Januari 2017

Hutan Dan Perbukitan Ponorogo Telah Beralih Fungsi Penyebab Bencana


Berita Tanah Longsor Ponorogo - Ternyata tanah bergerak dan longsor yang sering terjadi di Kabupaten Ponorogo disebabkan oleh pengalihan fungsi hutan dan perbukitan yang menjadi semakin gundul. Banyaknya permukiman, lahan pertanian dan perkebunan yang dibuka di wilayah perbukitan juga memicu makin banyaknya tanah gerak dan longsor di tanah Wengker tersebut.

"Hutan gundul, alih fungsi hutan dan banyaknya penebangan pohon di lereng dan perbukitan menjadi salah satu faktor utama bencana longsor dan tanah bergerak di Ponorogo,” kata Kepala Tim Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Herry Purnomo, Selasa ( 10/1/2017).

Dari beberapa desa yang sering terkena bencara longsor dan tanah bergerak, daerah tersebut berada di daerah yang lahan hutannya gundul dan telah dirubah fungsinya.

"Pohon-pohon yang memiliki akar kuat dibabat habis oleh warga di beberapa desa. Kondisi inilah yang sering memicu terjadi bencana longsor dan tanah bergerak. Apalagi pohon yang memiliki akar kuat itu sangat penting untuk mencengkram tanah dan menyimpan air saat hujan mengguyur," ujar Herry.

Selain hutan yang gundul, kontur tanah di desa-desa tersebut gembur dan mudah menyerap air, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi langsung membuat tanah tidak stabil dan turun.

Masih dari Herry kondisi tanah yang gembur dan mudah menyerap air diperparah dengan lereng yang kemiringannya sangat terjal.

Hal itu menyebabkan tanah mudah tergelincir turun ke saat hujan deras mengguyur hingga menyebabkan longsor dan tanah bergerak.

Ia mengingatkan bencana alam tanah gerak dan longsor berpotensi terjadi wilayah lain selain daerah yang diteliti timnya.

Pasalnya, di Ponorogo banyak perbukitan yang memiliki kondisi tanah yang sama.

Terhadap fakta itu, diharapkan pemerintah dan warga setempat segera menghijuakan hutan dengan pohon-pohon keras seperti jati, nangka dan durian.

Akar pohon keras dapat mengikat tanah yang gembur sehingga meminimalisasi tanah longsor dan tanah gerak. [kompas]

0 komentar

Posting Komentar

close