Selasa, 03 Januari 2017

Polisi Tangkap Penganiaya Pelajar Balong Ponorogo Malah Dapat Bonus Narkoba


Berita Narkoba Ponorogo - Pengedar Narkoba di Ponorogo Jawa Timur kembali ditangkap oleh Korps Bhayangkara. Namun asal mula peredaran Narkoba yang terungkap ini karena Polisi sedang melakukan penyelidikan kasus penganiayaan.

Kasus ini bermula saat seorang warga bernama Krisnawan Gutama (17 th), pelajar warga Desa Sedarat, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (31/12/2016) menjadi korban penganiayaan hingga akhirnya akhirnya Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sambit, Ponorogo bisa mengusut peredaran Narkoba jenis Pil Koplo.

Seperti keterangan dari Kapolsek Sambit AKP Darmana korban Krisnawan Gutama mengalami luka lecet pada leher dan jari lecet.

"Setelah diobati di Puskesmas Sambit luka ringan langsung pulang," kata AKP Darmana, Senin (2/1/2017) siang.

Polisi menduga pelaku penganiayaan berjumlah 3 orang, diantaranya adalah ASA (17 th), warga Kalimujur, Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

"Pelaku ASA sudah diamankan di Polsek Sambit," imbuhnya.

Pelaku lainnya adalah WDI alias JEMBLUK (24 th) warga Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo dan DNC (13 th) seorang pelajar SMP warga Dukuh Tlogo, Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.

"Tapi kedua pelaku yaitu WDI dan DNC berhasil melarikan diri saat kejadian," jelasnya.

"Pada hari Sabtu tanggal 31 Desember 2016 sekitar 15.00 WIB pelaku main di Waduk Bendo Sawoo dan saat itu pelaku sedang minum miras di waduk Bendo," ungkapnya AKP Darmana membeberkan kronologi kejadian.

Pihaknya menjelaskan secara mendetail awalnya korban dan beberapa teman bermain di pinggir jalan waduk Bendo dan melihat pelaku sedang bergerombol.

"Saat itu korban diteriaki oleh pelaku Matamu mlilik ae namun korban tidak menghiraukan, selanjutnya saat korban mau pulang dihadang tepatnya di jalan Desa Kemuning, Kecmatan Sambit," tandasnya.

Korban dipukuli oleh pelaku dengan tangan kosong sehingga menderita luka lecet di leher.

"Saat dilakukan penggeldahan kendaraan pelaku Yamaha Force One AE 2480 WC ditemukan Pil Double L di dalam bungkus rokok Red bold sebanyak 50 butir di dalam jok sepeda motor dan uang Rp.6000,00 yang diakui sebagai milik ASA sebagi uang dari hasil penjualan pil Doble L," paparnya.

Setelah kejadian penganiayaan itu anggota Polsek Sambit akhirnya berhasil mengamankan 1 orang pelaku dan langsung ditahan.

"Kami juga melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya lebih lanjut. [metroterkini]

0 komentar

Posting Komentar

close