Selasa, 10 Januari 2017

Ritual Sedekah Bumi Warga Ronosentanan Siman Ponorogo Di Goa Bedali, Sambut Musim Tanam


Berita Budaya Ponorogo - Memasuki musim tanam puluhan petani di Ponorogo menggelar berbagai ritual salah satunya ritual sedekah bumi yang diadakan di Goa Bedali.

Goa bedali sendiri memiliki sejarah tentang siar Islam di tanah Wengker.

Puluhan warga Dewa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo sedari pagi berbondong-bonding menyusuri jalan setapak untuk menuju Goa Bedali.

Puluhan petani juga terlihat membawa berbagai hasil bumi dan tumpeng. Hal itu sebagai bentuk luapan syukur atas hasil panen yang melimpah pada musim panen tahun ini.

Di goa yang memiliki panjang 10 meter dan kedalaman 4 meter ini warga menyakini merupakan tempat ijabah dan membawa berkah tersendiri.

Goa Bedali pada jaman dahhulu digunakan sebagai tempat bertapa dan mengembleng para santri Kiai Ageng Muhammad Besari yang merupakan Kiai besar yang melakukan siar Islam di tanah Wengker atau Ponorogo.

Setelah memanjatkan doa, petani yang didalam goa langsung membagikan makanan yang telah didoakan ke seluruh petani.

Harapannya jelas, petani di Desa Ronosentanan diberi berkah dan keselamatan.

"Kami memang percaya. Dengan adanya sedekah bumi kemungkinan banyak rejeki. Termasuk tentang panen," ujar Alex Mardianto, salah satu warga.

Dia mengaku, sebagai petani di Desa Ronosentanan ritual seperti ini sudah bertahun-tahun dan turun menurun.

Dia mengaku petani Desa Ronosentanan belum afdol jika belum melakukan ritual sedekah bumi.

Selain itu, lanjut dia, sedekah bumi juga sebagai sarana keakraban. "Gotong royong satu petani dengan petani lain," pungkasnya. [beritajatim]

0 komentar

Posting Komentar

close