Sabtu, 18 Februari 2017

Pelaku Penyebar Foto Tidak Senonoh Istri Kades Pandak Balong Ditangkap, Alasannya Sungguh Mengejutkan


Berita Istri Kepala Desa Pandak Balong Ponorogo - Pelaku penyebar foto tidak senonoh istri Kepala Desa Pandak Balong berhasil ditangkap. Tim Buser Satreskrim Polres Ponorogo memburu pelaku yang telah mengupload foto tersebut setelah menindak lanjuti laporan dari pihak korban ke  Polres Ponorogo yang telah mendapatkan ancaman dan pemerasan dari pelaku.

Seperti yang dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan, pihaknya bersama tim cyber crime segera melacak pelaku.

Akhirnya pelaku bisa ditangkap.

"Pelaku bernama Rian Risdiana (22)warga Kampung Sukakarya, Desa Margaluyu, kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya Jabar,"ujar AKP rudi Darmawan.

Pelaku tersebut sebenarnya masih menjalani tahanan di lapas Tasikmalaya sejak satu  setengah tahun lalu akibat kasus pencabulan dengan vonis 5 tahun.

Masih menurut Rudi, pelaku melancarkan aksinya dengan cara berkenalan dengan ibu Kades di Facebook.

Setelah melakukan komunikasi sejak 3 bulan lalu pelaku melancarkan ilmu glembuknya hingga korban terpedaya dan akhirnya korban mengirimkan foto fulgar kepada pelaku.

Korban sempat diancam lalu mengirim uang sejumlah 1 juta rupiah.

Akan tetapi pelaku tak terima dan malah mengunggah foto fulgar istri kades dan sempat menjadi viral di facebook beberapa hari terakhir.

"Pelaku yang berada di Lapas Tasikmalaya ini menggunakan KTP Palsu untuk meyakinkan korbanya. Setelah pelaku berhasil melakukan tipu daya dan mendapat foto dari korbanya, dia langsung menodong dan minta duwit sejumlah100 juta. Dia mengancam akan mengupload foto fulgar tersebut jika permintaanya tidak dipenuhi,"terangnya.

Sedangkan dalam melakukan aksinya, pelaku dibantu oleh adiknya yang bernama Kurnia Ramdani (20) tahun yang diberi tugas untuk mengambil uang di rekening yang biasa dikirim oleh korbanya.

"Dari penangkapan pelaku ini kita baru bisa mengamankan adik pelaku utama dan barang bukti berupa 3 buah Hend phone, 2 ATM dengan identitas Palsu, 3 buah HP, 1 buah buku rekening, KTP palsu dan 1 BPKB kendaraan bermotor. Untuk pelaku utama kita sudah layangkan surat ke puhak lapas Tasikmalaya,"pungkasnya.

sumber : suarajatimpost

0 komentar

Posting Komentar

close