Kamis, 16 Maret 2017

Tawarkan Motor Murah Harga "Ora Umum" Pada Warga Siman Ponorogo, Pegawai Finance Ditangkap Polisi


Berita Penipuan Oknum Finance Ponorogo - Semua pekerjaan tergantung dari siapa yang mengerjakan dan bagaimana cara menyelesaikan pekerjaan yang dilakukannya. Seperti kasus yang menimpa seorang pegawai Adira Finance ini. Pria asal Banjarejo Dagangan Madiun bernama Rochul Prawilly (26) harus berurusan dengan polisi akibat penipuan yang dilakukannya pada nasabah.

Rochul di Ponorogo bertempat tinggal di Ronosentanan Siman ini dilaporkan oleh nasabahnya sendiri atas tuduhan penipuan berkedok penjualan motor.

Korban adalah Karyono (36) warga Siman yang ditawari Rochul sepeda motor dengan harga yang cukup murah selisih 3 juta dibawah harga motor yang dijual di pasaran.

Seperti informasi dari Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto bahwa pelaku menawari korban dengan sepeda motor yang harganya cukup murah dari harga pasaran.

"Kasus ini bermula pada 25 Agustus 2016 yang mana Karyono ditawari motor murah. Korban tergiur akan tawaran pelaku dan akhirnya membayar sejumlah uang sesuai dengan harga yang telah disepakati" ungkap AKP Sudarmanto.

Kalau harga normal Rp 21,5jt, Karyono hanya membayar Rp 18,5jt. Rochul membelikan korbannya itu secara kredit lewat leasing yang pembayarannya dibebankan para Karyono.

Beberapa waktu kemudian motor yang dijanjikan memang sampai ke Rumah Karyono dengan selamat tapi ditambah tagihan leasing.

Kontan saja korban yang merasa diglembuki pelaku karena tidak sesuai kesepakatan akhirnya capcus lapor ke Polsek Siman.

Berdasarkan pada laporan tersebut akhirnya master glembuk tersebut ditangkap.

AKP Sudarmanto menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan Rochul akhirnya nyanyi bahwa dia sejak pertengahan 2016 telah menggeluti bidang pengglembukan itu dan berhasil menjerat 33 orang di Madiun dan Ponorogo.

Total uang yang berhasil dikumpulkannya adalah sebesar Rp. 400jt.

Modus pengglembukan yang dilakukan Rochul selalu sama, ditawari motor harga murah lalu dibelikan di leasing.

Polisi menduga kuat Rochul tidak melakukan aksinya sendirian, ada pihak perusahaan yang bermain dalam kasus ini.

"Kini polisi tengah mendalami kasus ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi"

0 komentar

Posting Komentar

close