Sabtu, 15 April 2017

Sudah Diberi Peringatan Dilarang Masuk Lokasi Bencana Longsor Banaran Pulung Ponorogo Masih Aja Bandel Menerobos Masuk


Berita Ponorogo Hari Ini - Zona merah telah ditetapkan serta tulisan larangn masuk lokasi tanah longsor di Desa Banaran, Pulung, Ponorogo sudah dipasang, namun nyatanya masih ada yang membandel datang ke lokasi.

Bisa dimaklumi kalau yang datang akan memberikan bantuan, tapi kalau yang datang hanya untuk survey lokasi tanpa melakukan apa-apa dan yang lebih parah malah berselfie ria gimana?

Ini lokasi bencana mbul, tempat dimana 28 saudara kami meninggal dunia karena bencana tanah longsor.

Seperti yang dilansir dari kanalponorogo, terlihat sejumlah pemuda yang ngakunya berasal dari Surabaya, terlihat dengan santainya masuk lokasi tanah longsor di sektor D menuju sektor C.

Padahal sebelum masuk lokasi mereka sudah diingatkan oleh sejumlah awak media yang ngepasi ada didekat tulisan peringatan yang juga telah dipasangi police line.

Lha kok masih ngeyel saja masuk lokasi, menerobos police line dengan wajah tak berdosa. Tak hanya itu Kapolsek Pulung, AKP Deny Fachrudianto selesai sholat Jumat juga memergoki kejadian tersebut.

Kapolsek langsung melakukan tindakan dan mengejar orang-orang tersebut sambil berteriak agar mereka keluar dari lokasi longsor.

“Kamu bisa baca nggak, hanya dalam hitungan detik kesempatan kamu untuk bisa menyelamatkan, jelas-jelas ada peringatan masih saja nekat masuk,”teriak AKP Deny Fachrudianto tampak geram.

Bukannya apa-apa, lokasi tersebut masih labil dan sewaktu-waktu tanpa ada peringatan bisa langsung longsor begitu saja. Makanya itu polisi memasang police line alias garis polisi di 8 titik yang masuk kategori zona merah agar orang tidak masuk kesana.

Ben aman karepe, tapi apa daya jenengnya aja uwong alias orang, alias menungso

Berselang beberapa menit ada kejadian yang bikin gregetan sampai admin sendiri mau makan orang.

Terdengar suara trail, ternyata eh ternyata 10 pengendara dari sebuah komunitas trail mau masuk lokasi.

AKP Deny Fachrudianto dengan agak ngempet perasaan yang macam-macam akhirnya menghentikan mereka yang akan melintas dari sektor C tersebut dan mengusirnya dengan halus.

“Jalan ini bukan untuk umum, ini dibuka untuk evakuasi alat berat tersebut. Namun sangat disayangkan, masih banyak masyarakat yang mengabaikan peringatan ini,”terang AKP Deny Fachrudianto.

Hemmm......sekali lagi ini lokasi bencana mbul, bukan tempat rekreasi, bukan tempat orang bersuka-suka dengan orang tercinta sambil berfoto ria.

Masih punya otak sama hati nurani kan?

sumber berita dan foto : kanalponorogo
editor : ponorogo hari ini

0 komentar

Posting Komentar

close