Jumat, 07 April 2017

Tenda Pengungsian Tanah Retak Dayakan Badegan Ponorogo Didirikan


Berita Perkembangan Tanah Retak Dayakan Badegan Ponorogo - Pemprov Jatim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)mendirikan tenda pengungsian di lokasi tanah retak di Desa Dayakkan, Kec. Badegan, Kab. Ponorogo.

Selain itu, Pemprov memberikan pendampingan kesehatan dari puskesmas terdekat serta menyuplai makanan bagi masyarakat yang mengungsi di rumah penduduk sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Benny Sampirwanto di ruang kerja Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan 110 Surabaya Jumat (7/4/2017).

Langkah cepat tersebut, jelas Benny, dilakukan karena 56 Kepala Keluarga (KK) atau 285 orang telah mengungsi akibat terjadinya retakan tanah di daerahnya.

Pada Rabu sore ( 5/4/2017), terjadi keretakan tanah selebar 30 cm di ketinggian bukit 300 meter.
Hingga Jumat (7/4/2017), keretakan tanah menjadi selebar 1 meter dengan kedalaman 3 meter.

Lokasi tanah retak berjarak 3 km dari balai desa tempat pengungsian.

"Warga trauma terhadap kejadian longsor yang mengakibatkan korban jiwa di Ds. Banaran Kec. Pulung. Selain itu, takut terhadap retakannya sendiri," ujar Benny mengutip pernyataan Kepala BPBD Jatim Sudarmawan.

Antisipasi warga ini, lanjutnya, dilakukan berkat kesigapan perangkat desa yang menyiarkan melalui pengeras masjid dan mushala. (humaspemprovjatim/dewi)

0 komentar

Posting Komentar

close