Kamis, 08 Juni 2017

TKI Hongkong Asal Ponorogo, Salah Job Alami Lepas Engsel Tulang Punggung, Dipulangkan, PJTKI Beri Denda 7 Jt


Berita TKI Hongkong Asal Ponorogo - Malang betul nasib yang harus dialami oleh TKI Ponorogo yang bekerja di Hongkong, Tya Dwi Susanti (26) asal Lembah Babadan Ponorogo yang mengalami pembengkakan pada tubuh sebelah kanan bengkak lebam membiru. Oleh dokter ortopedi di Hongkong dia dikatakan mengalami lepasnya salah satu ruas engsel tulang punggung. KUNJUNGI BERITAPONOROGOHARIINI.NET.

Tya adalah salah satu TKI Hongkong yang mengalami salah Job. Dalam kontrak kerja yang ditandatanganinya tertulis disana bahwa dia akan bekerja mengurusi rumah tangga dan mengurusi nenek majikan yang masih bisa beraktifitas dengan normal.

Dia dipekerjakan pada salah seorang majikan bernama IP Miu King yang beralamat di Tai Po Hongkong.

Namun sampai disana yang dikerjakan ternyata tidak sesuai dengan apa yang tertulis di kontrak kerja.

Nenek yang diurusnya ternyata mengalami lumpuh total sejak lama dan harus mengangkat tubuhnya bila mau ganti pakaian, membersihkan tubuh, serta keperluan lain.

Suatu ketika tiba-tiba Tya merasakan sakit yang luar biasa di punggungnya ketika mengangkat sang nenek majikan.

Tya hampir pingsan, majikannya kemudian membawanya ke dokter umum setempat. Oleh dokter umum dia dirujuk ke dokter ortopedi.

"Dokter ortopedi mengatakan tulang punggung saya salah satu ruas mengalami lepas engsel" kata Tya.

Menghubungi PT dan agen malah marah-marah saat Tya mengadukan masalahnya, mereka terdiam ketika TKI asal Babadan Ponorogo tersebut menunjukkan hasil rotgen.

Dia kemudian dijanjikan dicarikan majikan baru. Secara logika manusia sehat seharusnya dengan kondisi seperti itu Tya diberi solusi untuk mendapatkan pengobatan.

Tya juga mengaku kalau majikannya malah akan memulangkannya. Majikan benar-benar tidak punya pilihan dan akhirnya dipulangkan.

Namun sampai di kampung halaman PT Bumi Mas Antarnusa yang menerbangkannya ke Hongkong salah satu stafnya datang dan meminta keluarga Tya untuk membayar uang sebesar Rp 23 Jt.

Keluarga Tya kebingungan dan hingga kini belum ada kejelasan apakah Tya akan melakukan operasi mengingat keterbatasan biaya. Apalagi tubuh sebelah kanannya bengkak lebam membiru.

editor : ydx
sumber : apakabar

0 komentar

Posting Komentar

close