Selasa, 18 Juli 2017

106 Perkara Gugat Cerai Masuk Pengadilan Agama Ponorogo Dalam Seminggu, Akan Ada Banyak Janda Baru Nih!!


Berita Perceraian Ponorogo - Ratusan berkas perkara menumpuk di kantor Pengadilan Agama Ponorogo yang kebanyakan didominasi oleh gugat cerai dalam kurun waktu seminggu. Apabila diakumulasikan dalam rentang waktu 6 bulan pertama tahun ini ada total 940 kasus perceraian, 648 kasus paling banyak adalah kasus gugat cerai yang dilayangkan dari pihak istri.

Weleh....status janda kok makin banyak ya. Awas tikungan tajam sedulur.

Menurut Humas PA Ponorogo, Abdullah Sowani yang diklarifikasi pada Senin (17/7) menjelaskan banyaknya berkas perkara gugat cerai dalam satu minggu tersebut adalah 106 perkara.

Paling banyak permohonan dari istri yang berada di luar negeri lewat pengacaranya. Alasan perceraian ini beragam.

Tidak cocok, urusan nafkah lahir maupun batin, perbedaan penghasilan serta gangguan pihak ketiga.

Perbedaan penghasilan antara istri yang bekerja di luar negeri dengan suami yang mengurus anak dirumah sangat besar.

"Kebanyakan mereka (istri) menuntut nafkah yang lebih pada suaminya" imbuh Abdullah.

Padahal banyak suami yang dirumah meskipun penghasilannya kecil bertanggung jawab sebagai orang tua dengan mengurus anak-anaknya dirumah.

Agaknya anak sudah tak lagi jadi pengikat pernikahan mereka.

Dan tentu saja gaya hidup serta gangguan dari segala pihak bisa memicu perceraian di kalangan masyarakat Ponorogo.

"Yang tidak ke luar negeri pun juga ada yang melayangkan gugat cerai, alasannya karena ada pihak ketiga. Namun jumlahnya tak sebanyak yang ada di luar negeri" tutup Humas PA Ponorogo.

editor : ydx
sumber : JPNN

0 komentar

Posting Komentar

close