Senin, 03 Juli 2017

Lebaran Hari Ketujuh, Toko Dilahap Api Dari Pertamini Sebelah, Pemilik Bingung Minta Ganti Rugi Pada Siapa


Berita Kebakaran Sugihan Pulung Ponorogo - Astutik Pemilik Toko yang berdekatan dengan Pertamini yang terbakar di Pasar Sugihan Pulung Ponorogo akhirnya tetap kebingungan setelah api yang membakar beberapa toko di tempat tersebut berhasil dipadamkan. Bayangkan saja sumber mata pencahariannya selama ini yang penuh dengan barang dagangan ludes dalam waktu sejam saja. BERITAPONOROGOHARIINI.NET

Kebakaran pertamini di Pasar Sugihan Pulung Ponorogo yang terjadi pada Minggu (2/7) tersebut sebenarnya tak hanya membuat rugi Astutik saja, ada enam ruko yang bernasib sama dengan ruko miliknya.

Saat kejadian ruko miliknya tengah penuh dengan pembeli karena memang hari itu tepat hari perayaan Syawalan atau masyarakat Ponorogo biasa menamainya dengan Bodho Kupat.

Terlihat api membesar pembeli termasuk dirinya langsung menyelamatkan diri keluar dari bangunan.

Dalam waktu satu jam semuanya ludes terbakar, sang pemilik usaha pertamini tersebut sebenarnya sudah diingatkan mengingat pertamini tersebut berdekatan dengan penjual makanan yang sering menggunakan kompor.

Bisa dibilang penjual makanan tersebut sudah sejak lama berdagang disana dan tidak mungkin bila disuruh pindah. Seharusnya memang ngalahi usaha yang lain untuk keamanan bersama.

Pemda Ponorogo beberapa waktu lalu memang melarang adanya Pertamini.

Kini Astutik maupun suaminya yang bernama Mislan kebingungan kepada siapa harus minta pertanggungjawaban atas musibah yang membuatnya rugi sekitar Rp 500jt tersebut.

Mereka dan pemilik enam ruko hanya bisa pasrah dan menunggu hasil penyelidikan dari Polsek Pulung Ponorogo.

0 komentar

Posting Komentar

close