Selasa, 04 Juli 2017

Terbukti Ilegal Malah Menjamur Dan Sebabkan Masalah, Pertamini Di Ponorogo Akan Ditutup Pemkab


Berita Pertamini Ponorogo Akan Ditutup - Kebijakan Pemkab Ponorogo untuk menertibkan pertamini yang sempat santer diperbincangkan beberapa bulan lalu nampaknya akan segera direalisasikan setelah musibah kebakaran yang menghanguskan 6 ruko beserta isinya di Pasar Sugihan Pulung Ponorogo pada Minggu (2/7). BERITAPONOROGOHARIINI.NET

Berdasar dari data Dinas Perindustrian dan Koperasi Ponorogo sejak Januari sampai dengan Maret 2017 ada sekitar 85 pertamini yang beroperasi di berbagai wilayah Ponorogo.

Hingga kini ditotal ada sekitar 100 unit, bisa juga lebih.

Kepala Dinas INDAKOP (Perindustrian dan Koperasi) Ponorogo AddinAndanawarih menegaskan kembali bahwa usaha pertamini adalah usaha ilegal dan dilarang karena standar keamanan operasional tidak terpenuhi.

Dia menghimbau kepada masyarakat bila ingin usaha BBM sebaiknya membuat SPBU dan menghindari penggunaan pertamini.

Terkait dengan realisasi penutupan pertamini pihaknya akan melakukan pendataan ulang dan sosialisasi serta pembinaan pelaku usaha pertamini, selanjutnya apabila setelah melakukan kedua hal tersebut pengusaha tetap nekat menjalankan usahanya Dinas INDAKOP akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan juga Satpol PP.

Kejadian di Pasar Sugihan Pulung Ponorogo merupakan bukti nyata tentang bahaya pertamini. Memang benar semua sudah ada takdir masing-masing, namun ada takdir yang bisa dirubah dan ada takdir yang tidak bisa dirubah.

editor : ydx
sumber : harianjogja
"mencegah lebih baik daripada mengobati,
daripada kena obat mending sedia payung jauh-jauh hari"

0 komentar

Posting Komentar

close