Rabu, 23 Agustus 2017

Koma Seminggu Alami Kebutaan Tak Bisa Jalan Dan Bicara, Anak Mantan TKI Singapura Ini Butuh Uluran Tangan


Berita Anak Mantan TKW Asal Lembah Babadan Ponorogo Butuh Uluran Tangan - Dulu anak ini lahir normal layaknya anak pada umumnya, sejak lahir hingga berusia kurang dari 2 tahun dia juga tumbuh normal dan bisa beraktivitas layaknya bocah seusianya. Namun usia setelah 2 tahun hingga kini berusia 6 tahun anak ini hanya bisa merangkak dan berteriak dengan kata-kata yang tidak jelas.

Adalah Muhammad Khoirul Hamzah Fathoni asal Lembah, Babadan Ponorogo anak dari pasangan Indah Nurhidayati (27) dan Slamet Mujahidin (34). Indah mengatakan bahwa anaknya itu tidak hanya tidak bisa berjalan dan bicara saja, Hamzah juga tidak bisa melihat.

"Sejak usia 2 tahun ada kelainan pada syaraf mata, sejak usia itu Hamzah tidak bisa melihat" kata Nurhidayati seperti yang dilansir dari madiunpos.

Indah mempunyai dua orang anak, Hamzah merupakan anak pertamanya dan Tirta Muskul Nadif adalah anak keduanya yang masih berusia 3  tahun.

Dia dan suaminya sudah berusaha mengobatkan Hamzah ke klinik mata yang ada di Madiun tapi hasilnya nihil.

Mata Hamzah sebenarnya bisa disembuhkan namun harus dioperasi dan menelan belasan juta. Penghasilan keluarga itu tidaklah cukup dan bisa dibilang terlalu mahal bagi mereka.

Maklum suami Indah hanya berprofesi sebagai buruh tani dengan penghasilan yang minim.

Indah menceritakan dulu dia pernah nekat menjadi TKI Singapura saat Hamzah berusia 1 tahun karena ingin memperbaiki ekonomi keluarga. Pekerjaan suami yang hanya buruh tani membuatnya membulatkan tekat untuk kerja di luar negeri.

Kontrak kerja dua tahun dia tanda tangani, Tahun 2012 dia berangkat ke Singapura. Bekerja jadi PRT di Singapura kala itu jadi ujian berat baginya.

"Saya kerap dipukuli majikan kalau melakukan kesalahan" kata Indah.

Seharusnya sesuai kontrak Indah pulang ke Indonesia tahun 2014 namun apa daya, kabar Hamzah koma satu bulan membuatnya mau tidak mau harus pulang.

Alhasil tahun 2013 Indah pulang ke kampung halamannya.


Kronologi Penyakit Hamzah Hingga Menyebabkannya Mengalami Kebutaan


Menurut penuturan Sukir ayah Indah selama ini suami Indah dan Hamzah tinggal bersamanya. Saat Hamzah sakit keras memang Indah sedang bekerja di luar negeri.

Sukir mengatakan awalnya cucunya itu mengalami demam tinggi lalu koma selama kurang lebih satu bulan lamanya. Setelah itu Hamzah mengalami kebutaan.

Indah sekeluarga berharap ada lembaga sosial, pemerintah, atau siapapun dermawan mau membantu meringankan bebannya, mengobatkan Hamzah yang membutuhkan biaya belasan juta untuk operasi mata

0 komentar

Posting Komentar

close