Minggu, 27 Agustus 2017

Nyolong Nomor Teman Mantan Kekasih, Warga Lampung Tengah Tipu TKI Malaysia Asal Ponorogo Hingga Rp 18 Jt


Berita Penipuan TKI Malaysia Asal Ponorogo Oleh Warga Lampung - Seorang TKI Malaysia asal Bandaralim, Badegan, Ponorogo bernama Parwoto (39) jadi korban penipuan mantan kekasih teman. Uang sebesar Rp 18,5 Juta hasil jerih payahnya bekerja di luar negeri dihabiskan untuk foya-foya pesta esek-esek di hotel dan pesta minuman keras.

Tersangkanya adalah Pujud Joko Purnomo (31) warga Sepontan Dua, Bandar Surabaya, Lampung Tengah Lampung.

Kejadian ini bermula ketika Parwoto dihubungi oleh seorang temannya bernama Marjiah (saksi kasus ini), dia dikabari kalau anak Marjiah sakit sehingga Marjiah terpaksa meminjam uang senilai Rp 2Jt kepada Parwoto.

Karena Marjiah dan Parwoto adalah teman lama akhirnya Parwoto meminjami Marjiah uang.

Selang beberapa lama kemudian nomor yang sering dipakai Marjiah menghubungi Parwoto mengabarkan kalau ada tanah murah dijual senilai Rp 10Jt di daerah Pacitan. Pembayarannya bisa dilakukan 2 kali, namun untuk pembayaran awal harus Rp 5Jt.

Namanya sudah kenal lama dan ingin menginvestasikan uang akhirnya Parwoto tanpa ada pikiran negatif membeli tanah tersebut.

Total uang yang dikirimkan kepada Marjiah adalah Rp 2Jt dan Rp 3Jt jadi total uang yang telah dikirimakn adalah Rp 5Jt, nomor Marjiah tersebut kemudian mengatakan untuk informasi lebih lengkap tentang tanah murah itu Parwoto diarahkan agar menghubungi kakaknya.

Pujud akhirnya tampil sebagai kakak Marjiah. Parwoto yang belum menaruh curiga kemudian menghubungi Pujud.

Tersangka menjelaskan kalau tanah tersebut luasnya setengah hektar harganya Rp 13,5 Jt. Dikirmlah uang senilai Rp 7Jt kepada Pujud sebagai DP tanah.

Uang DP tanah tersebut dititipkan pada istri Parwoto, tersangka diarahkan untuk menemui istri korban.

Makin hari Parwoto tidak tenang, buruh perkebunan sawit di Malaysia itupun kemudian ambil cuti dan pulang ke kampung halaman untuk memperjelas transaksi yang telah dilakukannya.

Parwoto menemui Marjiah untuk klarifikasi tentang tanah dan uang yang telah dikirimkan.

Marjiah bingung ketika ditanya hingga akhirnya didapatkan fakta bahwa yang menghubungi Parwoto, minta transferan uang, transaksi tanah dan segala macam selama ini yang melakukan adalah Pujud.

Tanpa pikir panjang Parwoto segera ke Polsek Badegan untuk melaporkan tindak penipuan yang dilakukan oleh Pujud.

Dengan gerak cepat anggota Polsek Badegan berhasil menangkap tersangka di Terminal Seloaji pada Rabu (23/8).

Berdasar informasi yang didapatkan dari Kasubag Humas Polres Ponorogo, tersangka Pujud kini telah mendekam di ruang tahanan Polres Ponorogo.

Tersangka mengaku kepada polisi uang yang selama ini dikirimkan oleh Parwoto padanya selama ini digunakan untuk foya-foya pesta miras dan pesta ihir-ihir di hotel kawasan Caruban Madiun.

Pujud bisa menipu Parwoto karena tersangka merupakan mantan kekasih Marjiah, dulu pernah tukar HP beserta nomornya serta tahu kalau Parwoto adalah teman Marjiah.

0 komentar

Posting Komentar

close